Tokoh tampa peran

Tubuhku tenggelam di laut yang dalam

Sejenak ku tatap langit biru sebelum menutup mata Awan putih dengan sejuta makna Sayapku telah patah Ingin terbang susah, apa aku menyerah saja

Mengapa aku terlahir menjadi si tengah yang tak ada guna

Sedangkan si sulung yang selalu dibanggakan

Dan si bungsu yang selalu dimanjakan

Lalu anak tengah bisa apa?

Berdiri kokoh tanpa kasih sayang

Si sulung yang dianggap anak penuh kehebatan, kepintaran semua yang dilakukan dianggap benar Si bungsu yang selalu mendapat gelar anak pintar bisa melakukan apa-apa tanpa diminta Sedangkan aku anak tengah yang tidak terlihat Aku diam saja salah bagaimana jika aku bersuara

Tuhan ini sakit

Aku memang terlahir menjadi anak tengah yang tidak terlihat Aku terlahir dan tumbuh tanpa peran orangtua Tidak apa biarkan saja mereka memberikan beban yang berat kepada si tengah Karena aku sudah lelah dengan kebohongan yang diucap kepada mereka yang tidak tau apa-apa

Jika boleh sebelum kematian datang menyapaku Izinkan aku merasakan apa arti kasih sayang dari mereka yang telah kehilangan peran.